.p.e.l.a.j.a.r.a.n.c.i.n.t.a.b.u.l.a.n.

Photobucket - Video and Image Hosting“De… cerita donk” tegur mas Bintang di Yahoo Messengerku. “Cerita apaan?” balasku. “Ya tentang apa aja, tentang ade juga boleh” balas mas Bintang lagi. Aku terdiam sesaat, berfikir apa yg mau aku ceritakan. Tidak ada cerita special hari ini. Aku lalu menjawab “ah, ade jd bingung”. Mas bintang kemudian memberikan icon senyum lalu berujar “ato tentang…” satu detik.. dua detik… tiga detik… cukup lama tidak ada kata. Lalu kembali kuketik keyboard di hadapanku “tentang apaan?” tantangku. “Tentang yang ada di hati ade sekarang” Aku mengulangi kata2nya dalam hati. Tentang hatiku??Ah.. pria ini lagi2 membuatku bingung. Di hatiku? Tidak ada apa2 yg kurasakan saat ini. Sumpah aku sedang tidak memikirkan apa-apa. Well… iya ngaku deh ngaku, aku bohong. Memang ada sih yg aku pikirkan dan rasakan saat ini. Tapi aku mana mao terus terang dengan pria antah berantah ini. Aku saja hanya tau nama dan di daerah mana dia tinggal dan bekerja. Selebihnya aku tak tau apa2 tentangnya. Tidak ada info sedikitpun yg pernah meluncur darinya, atau persisnya tidak ada kata-kata mengenai siapakah dia ato hal2 pribadi tentang dirinya yang dia ketikan di windows2 YM antara aku dan dirinya setiap hari. Aku hanya tau dia meng-add id YMku setaun yang lalu, dan menegurku dengan maksud mau kenalan. Aku sendiri lupa, kenapa dulu aku mengizinkannya tanpa bersikap kritis menanyakan tau dari mana dia soal id YMku. Ah entahlah. Aku lupa, ya persisnya mas Bintang hanya temen ngobrol atau tepatnya berdiskusi di dunia maya. Kalaupun dia tidak lagi memanggil nama asliku, Bulan, dan lebih memilih untuk memanggilku dengan sebutan ade, ya aku pikir itu hanya karena dia telah mengggap aku sebagai adiknya atau paling tidak karena usiaku lebih muda dari dirinya. Dan yang lebih anehnya setiap aku berusaha memancing dengan beberapa pertanyaan yang mengarah ke tentang siapakah dirinya pasti ada saja yang membuat topik pembicaraan berbelok. Awalnya aku masih suka ngotot, tapi lama2 aku pikir, ah buat apa juga penasaran, aku sudah cukup senang ketika nama mas Bintang hadir di daftar list YMku setiap hari dan selalu memulai mengucapkan salam untuk menegur saya, lalu mengalirkan pertanyaan2 yang akhirnya bisa membuat kami berdiskusi tentang hal apapun walau tak jarang lebih banyak dia yang akhirnya bercerita atau memberi ilmunya kepada saya. Ah pokoknya pada intinya saya senang2 saja koq ngobrol dengan mas Bintang tanpa tau siapa gerangan dirinya.
“De…” tegur mas Bintang membuyarkan lamunanku. “ Loh.. koq diem, ayo crita. Tenang... mas mao jadi pendengar setia hari ini” tambahnya lagi. “Ya mas aja cerita, ade juga bisa jadi pendengar.” sahutku tak mau kalah. “Ini hari apa?” tanyanya singkat. Aku langsung menjawab “Hari selasa”. “Kalau hari selasa mas keqnya harus jadi pendengar saja, dari dulu begitu” jawabnya lagi. Ihhh.. orang aneh pikirku. “Baru tau ade” sahutku asal2an. “Baru tau kan? Ya udah diinget” ujarnya lagi. Laaah.. edan pikirku. Tidak lama windows YM dgn namanya menyala lagi, kubaca “Kita cerita tentang cinta aja yah de. Setuju gak?” Aku tertawa kecil… hahahaha untung saja pembicaraan kita hanya lewat YM jadi si mas bintang tidak tau bagaimana respon pertamaku saat membaca kata2nya. “Hee?? Tentang cinta???” kataku sok polos. “Hmm.. setuju :D” tambahku lagi. “Iyah CINTA” katanya lagi. Weeiihh itu huruf2 sampai diperbesar, seperti mempertegaskan sesuatu hehehe… “Emang mas tau CINTA apaan?” pancingku. “Justru itu mao nanya ma ade” jawabnya enteng. Huhh.. ini orang gimana sih, katanya mao ngomongin cinta… eh salah dink, maksudnya CINTA. Hehehe sama ya?! Tapi koq sok2 gak ngerti ginih. “Ade gak tau mas, gak tau cinta” sahutku enteng. “Wah gawat de kalo orang gak pernah merasakan cinta. Hidup ini hampa tanpa cinta de. Kosong….” jelas mas Bintang. Obrolan tentang cinta eh CINTA maksudnya pun terjadi antara kami…
“Ade taunya sayang. Beda apa sama ya? Ade selalu ngebahasainnya dengan sayang bukan cinta”
“Kalo mas sayang ma de apa mas termasuk cinta?”
Ah, pertanyannya kali ini agak rumit... aku menjawab sekenanya...
“Nah itu ade gak tau. Kalo definisinya sama ya mungkin aja tapi kalo menurut ade, rasa sayang itu lebih besar dari cinta. Kita bisa cinta karena ada sayang jadi paling penting itu rasa sayang kan?”
“Ato kalo mas cinta ma de, mas juga sayang ma de?”
Huh.. lagi-lagi pertanyaan semacam ini...
“Iyah gitu. Yang terpenting ada sayang di hati mas, ya gak ke manusia aja, ke semua makhluk” kataku sok bijak.
“Berarti kalo mas sayang ma de mas cinta ma de??"
Cukup lama aku tak menjawab pertanyaannya kali ini, bukan apa2... aku juga jadi berfikir akan cinta dan sayang. Dua kata itu memang tidak asing lagi dalam diriku, tapi 'kan aku bukan dokter cinta yang tau segala macam tentang cinta atau sayang, atau bahkan soal persamaan dan perbedaannya.
"kalo salah bilang salah” tiba2 kata2 tajam itu ditulisnya menghentikan berbagai pikiran yang sedang seliweran di otakku.
“Ade mikir dulu deh mas… Hmmm.. beda! Kalau cinta itu kalo udah jadi suami istri bukan? Hehehe.. mungkin loh mas. Kalo sayang kan bisa orang tua ke anak atau sebaliknya, ke temen juga, Kalo cinta itu lebih ke pasangannya.” kataku berharap jawabanku kali ini benar.
“Trus?”
“Ya sayang itu lebih universal, begitu kan?”
“Ya udah diterusin aja, tar mas baru komentar. Jangan nebak-nebak”
“Ya udah menurut ade sih gitu aja mas. Salah ya?” Aku mulai berpikir ragu
“Begini de.. kalo bicara cinta. Kita harus merujuk kepada Allah. Cinta itu sifat manusiawi. Allah pernah berfirman Allah telah menghiasi manusia dengan rasa atau hawa terhadap wanita, anak2, orangtua dan harta. Yang kita perlu bedakan adalah apakah yang timbul itu cinta atau nafsu. Tatkala misalnya mas mengungkapkan perasaan cinta mas ke ade. Mas nih harus tau apakah ini cinta atau nafsu. Begitupun antara orang tua dan anak Dari sini kita bisa memiliki sedikit gambaran tidak ada cinta di dunia ini kecuali cinta pada-Nya. Sekalipun ada itupun harus didasari cinta kepada Allah. Jadi bohong besar ungkapan2 dalam pacaran. Itu adalah nafsu. Cinta harus dibangun atas dasar cinta kepada Allah, makanya tidak akan ada rasa cinta dan kasih sayang bagi orang-orang yang tidak beriman dan beramal sholeh.” Jelas mas Bintang panjang lebar.
Entah kenapa aku hanya bisa terpaku sambil tersenyum membaca setiap kata yg ditulisnya. Subhanallah sekali orang ini pikirku. Ia bisa melihat cinta dengan begitu jernihnya.
Mas bintang melanjutkan kembali ketikannya…
“Karena kata Allah: Allah akan menurunkan rasa kasih dan sayang (saling mencintai) bagi siapa saja yang beriman dan beramal sholeh. Benci karna Allah dan cinta karna Allah. Boleh jadi yang kamu cintai itu belum tentu baik bagimu dan boleh jadi yang kamu benci itu baik bagimu. Ade…???”
“Iya ade masih nyimak mas” sahutku di layar YM kami.
“So jadi de.... Allah berfirman: Orang2 beriman adalah yang amat sangat cintanya kepada Allah sehingga dari hati yang cinta itu keluarlah amalan2 yang benar2 menunjukan cintanya pada Allah. Bayangkan de, kalo hidup tanpa cinta kepada Allah… hampa! hampa! Buat apa sholat?? buat apa pake jilbab? buat apa gak nikmatin hidup? buat apa gak pacaran? buat apa memelihara kehormatan? kan enak enjoy bisa hura2 dll, jadi kata Allah: kalau kamu emang cinta samaKU (Allah) maka ikutilah RosulKu (Muhammad) jadi kalo anak cinta sama orang tua tidak didasari cinta pada Allah dia akan menjadikan ortunya sebagai ilah (Tuhan) begitu juga sebaliknya."
“Iya sih” balasku ringan. Ahhh, aku tak sanggup berkata2 apalagi. Semua kata2nya sudah menohokku dalam2 sejak tadi.. sudah membuatku berpikir keras tentang cinta. Ah cinta… seUNIVERSAL itukah ternyata…
“So nanti kalo ade... Allah takdirkan mendapatkan jodoh tuk pendamping hidup nanti tanya dulu hati de.. ini cinta ato nafsu yah? semoga Allah memberikan kau jodoh yang baik. Jangan tergoda rayuan pulau kelapa yang senantiasa melambai2 membawa ke neraka.”
Aku tersenyum kecil…

“Iya…amien mas… Buat mas juga ade doain biar dapet yg terbaik. Eh udah ada blom sih mas?” pancingku
“Amieenn”
“Mas mang blom dapet juga ya?”
*mas Bintang memberi icon nyengir di layar YM*
"Koq nyengir doank Ade kan nanya” kataku sedikit memaksa
“Insya Allah”
“Insya Allah apaan?” pancingku lagi.
“Ya gitu… jangan nanya begitu dong jadi grogi nih…”
Hahahha... bisa grogi juga ternyata mas Bintang pikirku.
“ya maaaf deh...” sahutku
“Pernah pacaran ga de...? cinta2 monyet gituh. ato bahkan sedang menjalin ampe sekarang?”
“hehehe pernah… tapi bukan sama monyet mas.” candaku “ade tar langsung merit aja ah mas, gak pake pacaran2an lagi. Males.” kataku mantap.
“Subhanallah... Mudah2an Allah mendengar harapan adekku”
“Amiieennn…. " balasku sambi tersenyum simpul... Seseorang baru saja mendo'akanku lagi, dan insya Allah tulus. Aku tau itu...
Cukup lama windows YM dgn nama mas Bintang tidak berkedap-kedip. Aku pun larut mengingat-ingat kata2 yang baru saja dikatakannya padaku. Ah aku baru saja dapet pelajaran cinta hari ini…
Tiba2 sesuatu di layar komputer berkedap-kedip. Aku klik nama mas Bintang. Aku tersentak membaca tulisannya yg berhuruf kapital semua.
“JADI APA BEDANYA CINTA DAN SAYANG DE???”
Ahhh... lagi2 pertanyaan semacam ini. Tidak puas apa barusan aku dan dia baru saja membahas tentang cinta.
“Ah mas… ya gitu deehhh… 'Kan kita baru saja belajar cinta.” godaku
“Hahahaha… dasar de ku… de ku…”
"Hehehe"
"Yuk ah de... Mas pamit. Met ngelanjutin kerjaannya ya. Cu... Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam"
Bintang has signed out
Hmmm... Mas Bintang.. Mas Bintang... orang yang aneh pikirku. Aneh karena datang dan pergi tiba-tiba, aneh karena selalu mengajakku berdiskusi tentang hal apapun, aneh karena selalu memberiku ilmu dan nasehat tentang apapun tanpa bermaksud menggurui, ah pokoknya banyak sekali keanehan2 tentang dirinya bagiku. Mungkin bagi orang lain hal ini tidak aneh, tapi semuanya aneh bagiku karena aku sama sekali tak tau siapa gerangan dirinya...
but one thing, whoever u are... U've done something to me...
something in my soul, i mean...
Thanks Allah to meet me with a-weird-smart-man.... (although only in YM) ^____^
PS : heee?? panjang juga ya crita si bulan dan si bintang ini... Hehehhee.. maafkan saya, tadinya mo dibuat berseri gituh, tapi bingung menggalnya dimana. Jadi saya langsung hajar aja sekalian ;P Jangan capek bacanya yaks hihihi... *piiss*

posted by .n.a.n.a. @ Wednesday, June 14, 2006,

34 Comments:

At Wednesday, June 14, 2006, Blogger vester said...

wooow...

 
At Wednesday, June 14, 2006, Blogger Aditya Riyanto said...

this is a nice short story that I've read...teruslah berkarya...Ok!

 
At Wednesday, June 14, 2006, Blogger Aditya Riyanto said...

Sayang & Cinta adalah fitrah setiap makhkluk hidup utk senangtiasa saling mengasihi sesama...Insya Allah...Amiin

 
At Wednesday, June 14, 2006, Anonymous Fa said...

waduh, jangan2 aku dulu milih nikah sama masku karena 'nafsu' nih, hiks...
tolong dong tanyain sama masbintangmu, skrg gimana caranya biar aku bisa cinta karena Allah sama masku? hiks...

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous hanafie mochtar said...

eng ing eng... jadi, cinta apa sayang de ? (cuma nirukan story diatas ;p )

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous ubuy said...

wah jangan-jangan cinta de heuheuheu

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous Dhona said...

Aduh tulisannya bagus banget. Makasih lho ada pelajaran yang didapat dari postingan ini...

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous satr1a said...

huahaha....tadinye sempet jelous...je suis jalou,,hhahaha, kupikir ini pengalaman pribadi Na,,,hehehe...
ternyata ma cherie yang satu ini punya bakat terpendam bikin cerpen...keren Na...bagus banged, ditunggu karya karya berikudnya...
aku juga suka pusimu Na...yang "lelaki kau membuatku menangis" hebad...salud buat Na.....

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous anina said...

woowww,,ati2 terjebak cinta via cyber.. qiqiqi,, *piss*

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous anina said...

woowww,,ati2 terjebak cinta via cyber.. qiqiqi,, *piss*

 
At Thursday, June 15, 2006, Blogger WeSy 'CiCi' said...

keknya nana punya bakat terpendam neh. buat para novelis, ati2...bakal ada saingan baru neh. hehehe :D

tapi aq suka banget loh na ceritanya.

aq jadi ingat obrolanku dengan ' si mbah' (bukan nama sebenarnya-red). si mbah bilang : cinta sesuatu yg luar biasa dengan cara menyingkapi yg kudu luar biasa juga. Cinta itu hanya untuk-Nya, ngga boleh ada yg ngotak atik. cinta-cinta yg lain hanya pelengkap saja, termasuk kecintaan kita sama ortu dan keluarga, juga kekasih kita

 
At Thursday, June 15, 2006, Anonymous ~A~ said...

lhoh... adek punya mas bintang yah??? wah..trus mas dikemaian niy?? :( nendang2 tembok*

 
At Friday, June 16, 2006, Blogger Nahria Medina Marzuki said...

Bintangku udah pergi...huhuuhuhuu

 
At Friday, June 16, 2006, Blogger Spedaman said...

whoaaaa postingan yang sangat bagus!!! gw terkagum kagum bacanya. apalagi pas ditanya: "udah pernah pacaran blm de?"

 
At Friday, June 16, 2006, Anonymous satr1a said...

postingan yang sering ku baca nih Na...bagus seh....:) suka banged aku.
Ade jangan manyun ya...huehuehue

 
At Friday, June 16, 2006, Blogger Nunik said...

Ah.. gw jadi tertarik baca ampe bawah.... HUehehehe... ternyata cerita obrolan sehari2 tapi cukup menarik.. dari duluw aku juga percaya kalo cinta pada manuasi pada dasarnya adalah nafsu :D. Benaran deh nafsu untuk memiliki hehehehe...

 
At Friday, June 16, 2006, Blogger ~dhia~ said...

wedew *berasa kena sambit*...Sepetinya cintakuw krn nafsu deh.. ;)

Jeng Nana...jangan2 si mas ituh ada apa2 nih sama dirimu ;)

 
At Friday, June 16, 2006, Anonymous Anonymous said...

gw setuju dgn apa yang dikatakan BINTANG (*) mu...karna kita semua tahu..Yang benar dan sempurna itu hanya dari ALLAH lah semata. dan segala kekurangan dan kelemahan kita, itu hanya dari kita sebagai manusia..
Itu semua membuktikan bahwa kita pada dasarnya mencintai ALLAH semata, untuk bisa menjadikan kita diposisi yang lebih baik..Benarkah?? (tanyakan ke diri kita masing-masing)
.. Smoga kita semua mendapatkan Rahmatnya...salam dan katakan pada CINTAmu dan SAYANGmu itu ya NA...Buat Bintang "smoga kau benar2 menjadi pria yang baik"...
AmIn Ya RaBb. . . . :)

 
At Friday, June 16, 2006, Blogger Jeng Ungu said...

wowwww


" Na, jadi bedanya cinta ama sayang itu yah Na??? "

*kabur*

 
At Saturday, June 17, 2006, Blogger finka said...

pertama"nya ngira klo sii mas bintang ituu 'nyonyo' ma ka nannaaa :D
hehhe

piissz

 
At Saturday, June 17, 2006, Anonymous genta said...

tulisan ini membuatQ berpikir kembali tentang hubunganQ dengan umi. Hubungan yang sepertinya membuat kami, selama ini, menjadi orang yang bertopeng.

tulisan ini membuatQ berpikir kembali tentang jalan mana yang harusQ tempuh. Apakah aku harus meneruskan jalan yang sudah aku tempuh selama ini dengannya, ato aku harus berbelok. Berbelok ke jalan yang lebih baik, jalan yang diridhoi olehnya.

Mbak na.. thx banget. Tulisan ini telah membuat kami (me dan umi), berani mengungkapkan ganjelan yang ada di hati kami, selama ini. Terima kasih.

 
At Saturday, June 17, 2006, Anonymous Ai said...

Mba Naaaaaaaaaaaaa........
*teriak*
Cerpennya bner2 keren...^^
kalo dah kluar buku perdananya jgn lupa2 kontak ai ya... ^^V

 
At Saturday, June 17, 2006, Anonymous masbintang said...

wah mas bintang-nyah kan aku na' .... kakakakaka , :p (hehehue)

 
At Sunday, June 18, 2006, Anonymous umi said...

aku harus bagaimana? aku masih bingung .. terima kasih? ya terima kasih .. terima kasih atas apa? aku juga gak tau .. aku .. ah maafkan aku ..

 
At Monday, June 19, 2006, Anonymous hiking said...

terima kasih telah menghadirkan tulisan, yang saya sangat cari selama ini. kebetulan tulisan ini lah yang saya cari, saya tau dari gagah, sekali lagi terima kasih, telah menuliskannya

 
At Monday, June 19, 2006, Blogger Ida Latifa Hanum said...

Makasih ya untuk pelajaran ttg cintanya. Senengnya punya "mas" yg selalu berbagi ilmu ;)

 
At Monday, June 19, 2006, Blogger nYam said...

nana jadi bijak

*lihat bintang*

 
At Monday, June 26, 2006, Anonymous watonist said...

ahhh ... lagi-lagi membahas tentang topik ini ... :) topik yang nggak akan lekang dimakan waktu :)

just IMHO,

cinta dan sayang ...
bedanya ... cinta lebih mengandung unsur keinginan dan pengharapan akan sesuatu ..., nggak harus untuk kepentingan diri sendiri(in simple term) tetapi tetap saja harus mengandung unsur maksud dan tujuan.
sedangkan pada istilah "sayang" unsur pengharapan, unsur reward, unsur "take and give" nya inilah yang berusaha untuk dihilangkan.

Jadi, apakah kita sebagai manusia tidak dimungkinkan untuk memiliki rasa sayang ?? kan kita merupakan makhluk yang diciptakan dengan pemahaman sebab-akibat (nggak tau kenapa, pokoknya udah di-packing begitu aja dari sononya) juga kita untuk menjalankan kehidupan ini sangat tergantung kepada banyak sesuatu ??
Untuk rasa sayang yang murni, yang mutlak, mungkin memang tidak bisa karena tingkat kebebasan kita dari maksud dan tujuan, dari sebab dan akibat pada level tertingginya hanyalah ikhlas ... yah ikhlas ... dan tentu inipun bukannya sesuatu yang tanpa tujuan sama sekali, keikhlasan adalah sesuatu yang tujuan akhirnya adalah Allah.
Ukurannya untuk kita mungkin adalah seberapa dihilangkan atau seberapa diminimalisasikannya unsur kepentingan diri yang akan menentukan seberapa kualitas sayang itu sendiri.
Tentu saja untuk pemegang kemutlakan, pemegang rekor tertinggi dalam hal ini masih Tuhanmulah Dia-nya.

Kalau di istilah kebarat-baratan "love for love itself" atau "love for more than love" mungkin sudah bisa di kategorikan untuk rasa "sayang" ini, yaa ... tapi tentu saja jangan langsung percaya kepada yang hanya omongan saja ... :D (kayaknya kok pengalaman banget sih gua hahahhaa ... ntar dikira buaya lagi ... hahahaha ....)

referensi :
tadi saya cari di Al-Quran
istilah "cinta" atau "mencintai", ada beberapa dan kebanyakan di attributkan kepada makhluk, ada yang diattributkan kepada Allah tetapi dari kalimatnya bisa disimpulkan bahwa itu mengandung unsur tujuan tertentu.
istilah "sayang" atau "menyayangi" atau "penyayang", ditemukan banyak sekali ... saya tidak menghitung pastinya, tetapi sepertinya lebih banyak yang diattributkan kepada Allah.
istilah "mencintai Allah", ada beberapa.
istilah "menyayangi Allah", tidak ada.

Jadi gimana ... ?? udah jelas de ... (halahh ... ikut-ikutan manggil de' *celingak celinguk*, ada yang ngamuk nggak ??) qeqeqeqe ...

Kesimpulan diatas bisa berubah sewaktu-waktu dan sama sekali tidak saya jamin kebenarannya, pun tidak saya jamin juga konsistensinya dengan pemahaman saya, nanti deh coba saya telaah lagi (nggak janji lho, kalau sempat aja) :)

 
At Wednesday, June 28, 2006, Blogger za said...

plok plok plok....... salut buat Nana.....

kapan bikin novel....*lirik2 nana*

 
At Saturday, July 01, 2006, Blogger SyeeddatH said...

nice story!... dan membuatku tersenyum!

 
At Thursday, July 13, 2006, Anonymous shelila said...

nice post :)

 
At Thursday, February 22, 2007, Anonymous Anonymous said...

Keep up the good work » »

 
At Monday, August 04, 2008, Blogger khani said...

Klo udah terlanjur ngejalan hub.karna dsar cinta alias awalY krna nafsu gmne?????

 
At Monday, August 04, 2008, Blogger khani said...

gmne jwbnY????? tak tunggguuuu....

 

Post a Comment

<< Home